Saturday, March 30, 2019

Menikmati Eksekusi dalam Membeli itu ...

Ada kenikmatan yang tersembunyi ketika melakukan eksekusi membeli; membeli apapun. Ada kelegaan yang semacam seperti keberhasilan dalam suatu pencapaian. Pencapaian dalam hal akuisisi suatu barang atau jasa.

Bahkan meski barang atau jasa yang dibeli tadi sebenarnya juga ndak butuh-butuh amat. Semua hanya berdasarkan pembenaran-pembenaran subyektif; pokoknya harus beli sekarang atau kelak akan menyesal.

Sudah berapa banyak barang di rumah yang hanya berakhir di gudang? Duduk manis diselimuti debu hingga sudah menjadi istana bagi kerajaan kecoa?

Saat itulah ketika shopping yang seharusnya menjadi sebuah transaksi sakral--dalam agama yang saya percaya, jual-beli adalah transaksi sakral yang salah satunya harus memenuhi syarat ijab-qabul--untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari atau untuk mempermudah kehidupan, telah berevolusi menjadi sebuah hobi.

Share:

0 comments:

Post a Comment

Penyanggahan

Penulis masih dalam tahap belajar dan semoga akan terus semangat untuk belajar. Semua yang dituliskan di blog ini hanya sebagai catatan penulis tentang apa saja yang penulis tahu dan bukan hal yang absolut benar.

Harapan penulis adalah pembaca untuk tetap bersikap kritis terhadap apa yang penulis sampaikan. Kalau perlu silahkan kritik melalui fasilitas komentar yang tersedia.

Terima kasih dan salam.