Tuesday, April 23, 2019

Rasio-rasio di RTI Mobile (bagian 3)

Melanjutkan tulisan dari catatan bagian 2 sebelumnya mengenai rasio-rasio di RTI versi mobile.

Tapi sebelumnya, saya ingin menyampaikan bahwa pengambilan emiten INKP sebagai contoh di sini bukan karena emiten ini bagian dari portofolio. Melainkan kebetulan saja ketika ingin menulis mengenai rasio-rasio RTI versi mobile, saat itu saya sedang memeriksa laporan keuangan INKP kuartal 4 tahun 2018. INKP sendiri sampai sekarang masih tergolong bearish (kalau tidak salah sih).

Oke lanjut, berikutnya adalah pada bagian Earning.


Bagian Earning INKP yang disajikan oleh RTI versi mobile kali terakhir penulis men-screen capture.


Deviden Per Share (DPS)

Deviden pershare adalah duit yang diterima oleh pemegang saham tiap lembarnya. Di bagian ini dituliskan besar deviden terakhir yang dibayarkan oleh INKP kepada pemegang sahamnya.

Jika kita memegang saham sejumlah 1 lot, artinya kita memiliki 100 lembar saham INKP. Jadi jumlah deviden sebelum dipotong pajak yang kita terima adalah (Rp 100/lembar) x (100 lembar) =  Rp 10.000.

Apa gunanya? Dengan melihat bagian ini, kita bisa mengestimasi berapa kira-kira deviden yang akan kita dapatkan di tahun depan. Apalagi jika kita bisa mengetahui jumlah deviden dari tahun-tahun sebelumnya sehingga dapat diestimasi rata-rata kemungkinan jumlah deviden di tahun berikutnya.

Earning Per Share (EPS)

Earning peshare ini sudah pernah kita bahas pada bagian 1. Di RTI versi mobile, Earning pershare diberikan tanda (*), yang kalau kita baca pada catatan kakinya (paling bawah sendiri pada tampilan aplikasi RTI versi mobile) merupakan nilai yang disetahunkan.

Revenue Per Share (RPS)

Revenue pershare adalah total revenue yang diperoleh INKP pada saat pelaporan dibagi dengan total jumlah saham yang beredar. Jika kita ingat pada tulisan bagian 2 mengenai sales INKP, kita dapatkan angka sejumlah USD 3,335,441,000. Angka ini lalu kita bagi dengan total saham beredar sejumlah 5,470,982,941 lembar, maka kita didapat angka USD 0.6096602815 atau jika dibulatkan menjadi USD 0.6067.

Book Value Per Share (BVPS)

Ini susah. Saya cenderung menerima saja angka book value yang disajikan di RTI. Kadang angka yang disajikan RTI untuk bagian ini juga berbeda dengan angka yang disajikan di akun sekuritas.

Untuk INKP di RTI, penghitungan book value-nya adalah nilai ekuitas (ada di bagian 2). Lalu agar menjadi book value pershare, nilai ekuitas ini dibagi dengan total saham yang beredar. USD 3,771,532,000 dibagi dengan 5,470,982,941 lembar, didapatkan angka USD 0.6893700896 atau dibulatkan menjadi USD 0.6894.

Tapi intinya adalah, book value ini merupakan nilai aset perusahaan ketika pencatatan pelaporan keuangan dikurangi dengan depresiasi atau pengurangan nilai lain termasuk beban. Dalam kasus INKP adalah total aset dikurangi dengan total liabilitas.

Gunanya? Book value merupakan valuasi yang umum digunakan dalam akuntansi (kayaknya sih begitu). Jadi dengan melihat nilainya jika telah dibagi jumlah saham beredar, kita bisa tahu berapa perbandingan antara harga perlembar saham di pasar terhadap book value-nya.

Tapi perlu dicatat bahwa valuasi menggunakan book value ini hanya cocok digunakan sebagai screening awal sebelum menentukan apakah harga di pasar itu terbilang murah atau mahal.

Cash Flow Per Share (CFPS)

Masih sama dengan yang di atas. Yaitu nilai cash flow (ada di bagian 2) dibagi dengan total saham beredar. Untuk kesekian kalinya, cash flow di RTI versi mobile ini hanya mencatat cash flow dari operating profit saja.

USD 544,527,000 dibagi total saham beredar 5,470,982,941 lembar, didapatkan USD 0.09953001241 atau jika dibulatkan menjadi USD 0.0995.

Cash Equiv. Per Share (CEPS)

Cash equivalent pershare adalah total duit kas lancar yang dimiliki oleh INKP pada saat pelaporan dibagi total saham beredar. Angka ini bisa kita dapatkan pada bagian "Asset Lancar" pada item "Kas dan setara kas" di laporan keuangan INKP.

Ada dua item kas dan setara kas INKP pada pelaporan per-31 Desember 2018, yaitu dari pihak ketiga dan pihak berelasi.

Kebetulan pada laporan keuangan INKP per-31 Desember 2018 di bagian "Kas dan setara kas" dibagi menjadi dua bagian, yaitu bagian Pihak ketiga dan Pihak berelasi. Dua bagian ini kita jumlahkan, baru kemudian dibagi dengan total saham beredar. 

Oh iya, pada pelaporan keuangan INKP pada gambar tersebut dalam satuan USD dan disajikan dalam ribuan dolar. Artinya, angka yang disajikan tersebut kita kalikan dahulu dengan USD 1,000.

= (USD 745,473,000 + USD 10,783,000) / 5,470,982,941 lembar
= USD 0.1382303707

Atau jika dibulatkan menjadi USD 0.1382.

Net Asset Per Share (NAVS)

Untuk emiten INKP, perhitungannya sama dengan book value pershare di atas. 

Tapi saya juga pernah menemukan ada beberapa emiten yang angka BVPS dan NAVS-nya berbeda. Mungkin lain kali akan saya buat catatan tersendiri mengenai hal ini.
Share:

0 comments:

Post a Comment

Penyanggahan

Penulis masih dalam tahap belajar dan semoga akan terus semangat untuk belajar. Semua yang dituliskan di blog ini hanya sebagai catatan penulis tentang apa saja yang penulis tahu dan bukan hal yang absolut benar.

Harapan penulis adalah pembaca untuk tetap bersikap kritis terhadap apa yang penulis sampaikan. Kalau perlu silahkan kritik melalui fasilitas komentar yang tersedia.

Terima kasih dan salam.