Skip to main content

Posts

Showing posts from 2020

Buyback, EPS, dan Value Creator Riil Emiten

Musibah pandemik belum berakhir dan masih banyak negara yang berjuang untuk mengendalikan musibah tersebut; Indonesia salah satunya. Perhari ini, 5 April 2020, jumlah pasien positif mencapai 2273 orang yang terdiri dari: 1911 dalam perawatan, 164 sembuh, dan 198 meninggal dunia.Ada beberapa negara yang memberlakukan lockdown (atau menutup diri) untuk mencegah semakin besarnya penyebaran wabah ini. Meski tidak semua, setidaknya mereka kebanyakan menganjurkan kepada warga negaranya untuk melakukan social distancing atau berusaha sebisa mungkin untuk tidak bergerombol. Selain itu ada juga negara yang melarang warganya untuk keluar rumah kecuali untuk hal-hal yang penting.Konsekuensinya bagi para pengusaha di beberapa negara tertentu, mereka juga dilarang untuk melakukan kegiatan usaha normal sehari-hari kecuali pada bidang-bidang usaha esensial. Selain itu juga disarankan agar karyawan-karyawan mereka untuk sebisa mungkin berkerja dari rumah.Bagaimana dengan di Indonesia?Di sini sepertin…

Membaca Cepat Pertumbuhan Perusahaan dari Sajian Neraca Keuangan

Sebuah perusahaan dikatakan bertumbuh jika perusahaan itu mampu terus berkembang dan memberikan tambahan nilai bagi dirinya sendiri dari waktu ke waktu. Tambahan nilai ini sudah barang tentu berasal dari keuntungan bersih bisnis yang dijalankan. Lalu kemudian keuntungan tersebut akan digunakan kembali untuk mengembangkan bisnis mereka.Kata kuncinya di sini adalah "tumbuh"; dan inilah yang dicari ketika akan memilih perusahaan yang sahamnya akan kita beli.Apa Metrik Terbaik untuk Melihat Pertumbuhan Perusahaan?Semua komponen yang disajikan di dalam laporan keuangan adalah metrik terbaik untuk melihat pertumbuhan suatu perusahaan. Tapi tidak perlu khawatir, susunan laporan keuangan secara standar sudah memberikan urutan yang cukup membantu untuk melihat pertumbuhan tersebut; sedangkan yang tersaji paling awal adalah aset.Aset berada di urutan teratas dalam sebuah laporan keuangan dan oleh sebab itu pertumbuhan aset adalah hal pertama yang seharusnya diperhatikan.Aset adalah se…

Hedge Fund vs Pemerintahan dalam Suatu Negara

Jika saat ini "cash is king", siapa di antara gajah-gajah di dunia keuangan yang paling membutuhkan kas untuk dibelanjakan; dalam artian bukan sekedar untuk diselamatkan nilainya, namun benar-benar untuk ditukarkan menjadi sebuah barang? Gajah jenis inilah yang memiliki urgensi paling tinggi untuk segera mencairkan aset-aset likuid mereka tanpa peduli berapapun nilainya sekarang. Secara alamiah, gajah di dunia keuangan yang paling membutuhkan kas ketika mendung krisis, krisis apapun itu, mulai tampak di cakrawala adalah pemerintah!Mungkin bisa saja kita berargumen bahwa suatu pemerintahan akan menerbitkan obligasi baru atau mencetak lebih banyak uang, tapi siapa yang mau membeli obligasi di saat seperti ini atau apa mereka mau menggali kuburannya sendiri dengan mencetak lebih banyak uang di pasar? Mengajukan hutang ke organisasi finansial dunia? Bank Dunia? IMF? Bisa jadi. Tapi harus diingat bahwa apa yang terjadi sekarang ini bukanlah ancaman bencana regional. Hampir semua …

USDIDR Bull dan IHSG Rebound

Jumat, 20 Maret 2020 kemarin, IHSG ditutup dengan rebound. Rebound ini dipimpin oleh sektor Konsumer sebesar 7,78%, kemudian disusul oleh sektor Infrastruktur, Manufaktur, dan Industri Dasar. Sedangkan yang berada di posisi terakhir adalah sektor Industri Lain-lain dan Keuangan yang masing-masing sebesar -1,61% dan -1,40%. EmejingKalau dipas-pasin, sebenarnya tidak ada yang aneh. Sektor Konsumer sudah lama mengalami bearish dan hampir sama sekali tidak ada perlawanan yang berarti. Jadi wajar kalau sekarang sektor ini bisa naik daun; dan karena sektor Konsumer memiliki kaitan yang erat dengan sektor Manufaktur, wajar jika sektor Manufaktur juga mengalami rebound.Yang paling menarik perhatian saya adalah sektor Pertambangan, terutama sektor Pertambangan Energi a.k.a. batubara. Mengingat seminggu kemarin harga minyak sedang hancur-hancurnya, agak aneh jika melihat sektor ini mengalami rebound. Kecuali ada dua hal yang mungkin menjadi pertimbangan para pelaku pasar, yaitu: mereka harus se…

IHSG

Bull atau bear? Kalau di forum-forum yang saya ikuti sih lebih cenderung ke siaga bear. Ada yang bilang ini sebuah koreksi, pertanda krisis, bahkan resesi. Setidaknya tidak ada yang bilang depresi.

Yang benar yang mana?

Gak tahu. Tapi tidak ada salahnya bersiap-siap dengan seperangkat rencana jika hal terburuk terjadi.

Tapi yang jelas, perusahaan bagus akan tetap memiliki peluang terbesar untuk menjadi perusahaan bagus di masa depan. Karena perusahaan bagus diisi oleh orang-orang mumpuni yang akan terus ingin maju, apapun kendala yang mereka hadapi.


Perusahaan adalah salah satu alat yang digunakan oleh manusia-manusia di dalamnya untuk mencapai kemakmuran. Jika perusahaan mengalami suatu masalah yang akan mengancam keberadaannya, manusia-manusia di dalamnya akan berusaha untuk menyelamatkan si perusahaan tersebut dikarenakan jika perusahaan ini kolaps, maka alat yang mereka gunakan untuk mencapai kemakmuran akan hilang.

Tapi memang sih ada beberapa kasus perusahaan dimana orang-orang di…

Longsor Komandan!

Seminggu ini portfolio cukup mengerikan. Longsornya ndak pake istilah istirahat. Akhir tahun kemarin yang dimulai dengan cukup optimis, sekarang malahan kalang kabut karena duit kas di RDN udah tipis. Ndak sanggup lagi buat average down.

Mungkin hal terbaik untuk saat ini hanya diam dan menjauh dari pasar. Memberikan waktu kepada pasar buat menyelesaikan kegalauan-nya.

Lalu portfolio bagaimana?

Biarin aja deh. Kalau longsor, ya longsor saja. Mungkin akan butuh waktu berminggu-minggu, atau berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun hanya untuk menghilangkan floating loss-nya; udah resiko.

Takutnya kalau mengambil keputusan dikarenakan terlalu responsif terhadap kondisi pasar, malahan akan semakin berantakan.

Income Statement dan Cash Flow, Khususnya Cash Flow from Operating

Pak Dhe, begitu saya memanggil pemilik warung kopi ala gresikan di Surabaya dulu ketika masih jaman kuliah. Pak Dhe kadang mengeluhkan duit modal untuk warungnya menjadi berkurang untuk diputar. Tapi itu bukan karena warung kopinya sepi, melainkan ada beberapa pelanggan yang berhutang dan belum juga membayar hutangnya.

Artikel ini bukan soal Pak Dhe, tapi soal cinta segitiga antara balance sheet, income statement, dan cash flow.

Dari bisnis Pak Dhe, jika kita hanya kepo soal untung atau ruginya, maka hal yang kita cari adalah catatan yang ada di income statement. Income statement yang berisi soal untung atau rugi, entah itu keuntungannya sudah cair berupa duit ataupun keuntungan yang masih berupa catatan piutang dari beberapa pelanggannya, semua dijadikan satu dengan interval antara pelaporan akhir tahun lalu hingga pelaporan akhir tahun ini. Dari 31 Desember tahun lalu, ke 31 Desember tahun ini.

Sekali lagi, ada keuntungan berupa duit asli kingis-kingis dan catatan piutang.

Kemudian …

Cinta segitiga Balance Sheet, Income Statement, dan Cash Flow

Seminggu ini tiba-tiba muncul pertanyaan di kepala, "Apa sih relasi nyata (dalam angka) antara balance sheet, income statement, dan cash flow?"

Tanpa berpikir panjang, saya kemudian bertanya kepada maha guru Google.
Guru Google berkata bahwa balance sheet itu statemen tentang status aset yang dimiliki ketika dilaporkan. Yang mana aset ini terdiri dari liabilitas dan ekuitas. 
Lalu income statement itu adalah kisah perjalanan aset ketika digunakan untuk berbisnis dari pelaporan sebelumnya ke pelaporan yang sekarang. Ada kisah manis dan pahit, ada kisah naik dan turun tentang aset-aset yang dimiliki. 
Kemudian yang terakhir, cash flow adalah kisah tentang duit yang sebenar-benarnya duit sejak dari pelaporan sebelumnya ke pelaporan terakhir. Duit yang datang dan pergi seperti sekedar mampir di parkiran.
Di antara ketiga jenis tadi, hanya balance sheet yang paling baperan karena menanggung banyak sekali kenangan. Ia selalu mengingat kondisi aset-aset selama perusahaan hidup.
Sed…

Tidak Selarasnya IHSG dan LQ45

Jika dilihat sejak tahun 2017 hingga sekarang, tampak bahwa chart indeks IHSG dan LQ45 mulai tidak sinkron. Muncul gap yang mulai melebar di antara kedua chart indeks tersebut sejak pertengahan tahun 2019 hingga beberapa waktu belakangan ini (20/01/2020).

Nah, tapi sekarang-sekarang ini kedua chart indeks itu tampak mulai CLBK lagi. Saranghaeyo kata mereka berdua. 😍


Kalau saya memperkirakan, kisah cinta mereka dipisahkan sementara oleh aturan BEI mengenai free float untuk beberapa indeks, yang salah satunya LQ45.

Kalau ditelisik dari Google, sebenarnya aturan free float ini baru mulai ramai di media sekitar bulan November 2018. Sedangkan pelaksanaan aturannya baru diterapkan pada rilis indeks bulan Februari 2019 (kalau saya gak salah ketika cari-cari berita di Google 🤪).

Saya yakin penggodokan aturan sudah berlangsung sebelum media ramai membicarakannya. Jadi bukan tidak mungkin para manajer investasi sudah tahu terlebih dahulu mengenai adanya penggodokan aturan tersebut.

Ya tapi ini…

52 Minggu, Sektor Konsumer Terboncos

Keuntungan Riil dari Investasi Saham: Dividen atau Gain?

Semua orang yang sudah masuk di dunia saham, saya yakin sudah memiliki jawaban dan argumen masing-masing. Jawaban itu kurang lebih bisa dikategorikan menjadi tiga: dividen adalah riil, gain adalah riil, atau dua-duanya adalah riil.

Tapi dengan tiga jenis jawaban di atas lalu saya memilih dan menerima salah satunya, maka artikel ini akan berhenti di paragraf pertama atau bahkan tidak akan ada artikel ini.

Oleh sebab itu, saya ingin membuat sebuah kronologi pengandaian.

Kita andaikan saja:
BEI, atau pasar saham Indonesia hanya membolehkan WNI saja yang boleh membeli saham-saham yang diperdagangkan.Hanya ada satu sekuritas di Indonesia yang baik hati, adil, dan tidak sombong.Seluruh penduduk Indonesia, tanpa terkecuali, memiliki pandangan bahwa investasi saham itu menarik.Seluruh penduduk Indonesia, tanpa terkecuali, memiliki masing-masing 1 akun RDN.Seluruh penduduk Indonesia, tanpa terkecuali, setuju bahwa saham ABCD yang akan IPO bulan depan adalah saham dengan fundamental yang sangat …