Skip to main content

Posts

Showing posts from February, 2020

Longsor Komandan!

Seminggu ini portfolio cukup mengerikan. Longsornya ndak pake istilah istirahat. Akhir tahun kemarin yang dimulai dengan cukup optimis, sekarang malahan kalang kabut karena duit kas di RDN udah tipis. Ndak sanggup lagi buat average down.

Mungkin hal terbaik untuk saat ini hanya diam dan menjauh dari pasar. Memberikan waktu kepada pasar buat menyelesaikan kegalauan-nya.

Lalu portfolio bagaimana?

Biarin aja deh. Kalau longsor, ya longsor saja. Mungkin akan butuh waktu berminggu-minggu, atau berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun hanya untuk menghilangkan floating loss-nya; udah resiko.

Takutnya kalau mengambil keputusan dikarenakan terlalu responsif terhadap kondisi pasar, malahan akan semakin berantakan.

Income Statement dan Cash Flow, Khususnya Cash Flow from Operating

Pak Dhe, begitu saya memanggil pemilik warung kopi ala gresikan di Surabaya dulu ketika masih jaman kuliah. Pak Dhe kadang mengeluhkan duit modal untuk warungnya menjadi berkurang untuk diputar. Tapi itu bukan karena warung kopinya sepi, melainkan ada beberapa pelanggan yang berhutang dan belum juga membayar hutangnya.

Artikel ini bukan soal Pak Dhe, tapi soal cinta segitiga antara balance sheet, income statement, dan cash flow.

Dari bisnis Pak Dhe, jika kita hanya kepo soal untung atau ruginya, maka hal yang kita cari adalah catatan yang ada di income statement. Income statement yang berisi soal untung atau rugi, entah itu keuntungannya sudah cair berupa duit ataupun keuntungan yang masih berupa catatan piutang dari beberapa pelanggannya, semua dijadikan satu dengan interval antara pelaporan akhir tahun lalu hingga pelaporan akhir tahun ini. Dari 31 Desember tahun lalu, ke 31 Desember tahun ini.

Sekali lagi, ada keuntungan berupa duit asli kingis-kingis dan catatan piutang.

Kemudian …

Cinta segitiga Balance Sheet, Income Statement, dan Cash Flow

Seminggu ini tiba-tiba muncul pertanyaan di kepala, "Apa sih relasi nyata (dalam angka) antara balance sheet, income statement, dan cash flow?"

Tanpa berpikir panjang, saya kemudian bertanya kepada maha guru Google.
Guru Google berkata bahwa balance sheet itu statemen tentang status aset yang dimiliki ketika dilaporkan. Yang mana aset ini terdiri dari liabilitas dan ekuitas. 
Lalu income statement itu adalah kisah perjalanan aset ketika digunakan untuk berbisnis dari pelaporan sebelumnya ke pelaporan yang sekarang. Ada kisah manis dan pahit, ada kisah naik dan turun tentang aset-aset yang dimiliki. 
Kemudian yang terakhir, cash flow adalah kisah tentang duit yang sebenar-benarnya duit sejak dari pelaporan sebelumnya ke pelaporan terakhir. Duit yang datang dan pergi seperti sekedar mampir di parkiran.
Di antara ketiga jenis tadi, hanya balance sheet yang paling baperan karena menanggung banyak sekali kenangan. Ia selalu mengingat kondisi aset-aset selama perusahaan hidup.
Sed…