Skip to main content

Cinta segitiga Balance Sheet, Income Statement, dan Cash Flow

Seminggu ini tiba-tiba muncul pertanyaan di kepala, "Apa sih relasi nyata (dalam angka) antara balance sheet, income statement, dan cash flow?"

Tanpa berpikir panjang, saya kemudian bertanya kepada maha guru Google.

Guru Google berkata bahwa balance sheet itu statemen tentang status aset yang dimiliki ketika dilaporkan. Yang mana aset ini terdiri dari liabilitas dan ekuitas. 

Lalu income statement itu adalah kisah perjalanan aset ketika digunakan untuk berbisnis dari pelaporan sebelumnya ke pelaporan yang sekarang. Ada kisah manis dan pahit, ada kisah naik dan turun tentang aset-aset yang dimiliki. 

Kemudian yang terakhir, cash flow adalah kisah tentang duit yang sebenar-benarnya duit sejak dari pelaporan sebelumnya ke pelaporan terakhir. Duit yang datang dan pergi seperti sekedar mampir di parkiran.

Di antara ketiga jenis tadi, hanya balance sheet yang paling baperan karena menanggung banyak sekali kenangan. Ia selalu mengingat kondisi aset-aset selama perusahaan hidup.

Sedangkan income statement dan cash flow, mereka berdua memiliki ingatan yang cukup pendek karena tiap usai pelaporan, ingatannya direset kembali menjadi kosong. 

Maksudnya begini, kata guru Google, dua spesies bermemori jangka pendek income statement dan cash flow hanya mampu menceritakan pelaporan paling panjang hanya satu tahun. Yaitu dari akhir tahun ke akhir tahun berikutnya. Usai itu mereka lupa. Setelah lupa, mereka kemudian akan lebih berfokus ke cerita baru, lembaran baru dari akhir tahun terakhir pelaporan ke setahun mendatang. 

Balance sheet-lah yang lagi-lagi akan menanggung kenangan kisah akhir dua spesies pelupa tadi dari waktu ke waktu, karena kelakuan dua spesies itu sedikit banyak akan mempengaruhi kondisi aset-aset perusahaan.

Gitu lho ceritanya, kata guru Google.

Tapi saya tidak puas dengan jawaban guru Google. Jawabannya terlalu mengawang-awang.

Yang ingin saya tahu adalah relasinya dalam angka, angka, dan angka!

Bersambung...



beranda ] [ back to top ]

Comments